Bone bolango – Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah Bone Bolango kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui capaian salah satu santri kelas XI, Abdul Muhsin Bin Rustam Faidah, yang berhasil menyelesaikan tasmi’ 10 juz Al-Qur’an dalam sekali duduk. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 28 November, berlangsung dari pukul 16.00 hingga 21.10 WITA, dan disimak langsung oleh para asatidz serta santri lainnya. Setelah menyelesaikan setoran hafalannya, Muhsin mendapatkan sertifikat hafalan sebagai bentuk apresiasi dari pihak pesantren.
Orang tua Muhsin menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaan atas capaian tersebut. Ia mengatakan,
“Sebagai orang tua bersyukur kepada Allah ‘Azzawa Jalla, senang, bangga, dan terharu. Alhamdulillāh alladzī bini‘matihī tatimmuṣ-ṣāliḥāt.”
Pimpinan pesantren, KH. Rustam Faidah, Lc., turut memberikan tanggapan atas keberhasilan ini. Menurutnya, capaian Muhsin menjadi bukti kesungguhan santri dalam menghafal Al-Qur’an sekaligus menunjukkan keseriusan pesantren dalam mencetak generasi Qurani. Beliau menyampaikan,
“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh santri lainnya untuk terus meningkatkan semangat belajar dan menghafal Al-Qur’an. Kami berharap semakin banyak santri yang mampu mengikuti jejaknya, sehingga pesantren ini benar-benar menjadi sumber generasi Qurani yang berakhlak mulia dan bermanfaat. Kami akan terus berupaya memberikan dukungan dan fasilitas terbaik bagi para santri.” Ujarnya
Koordinator tahfizh, Ustadz Jasry Mohi, S.Th.I, Gr., menilai capaian Muhsin lahir dari proses yang panjang dan disiplin. Ia mengatakan,
“Alhamdulillah, semua ini berkat rahmat Allah. Kami sangat mengapresiasi proses dan kedisiplinan Ananda Muhsin. Prosesnya dimulai dari mujahadah tinggi, program tahfiz intensif dengan target terukur, ditambah lingkungan yang kondusif serta dukungan orang tua dan asatidz.”
Ia berharap prestasi ini mendorong santri lain untuk terus bersemangat dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an.
Sementara itu, pembimbing tahfizh, Ustadz Kifli Tanip, B.Sh., mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil yang diraih Muhsin dan santri lainnya. Ia menyampaikan, “Hal yang paling saya syukuri adalah mereka bisa membuktikan bahwa Al-Qur’an ini mudah dan telah dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ketika program tasmi’ 5, 10, atau 30 juz dicetuskan, banyak yang menganggapnya sulit dan membutuhkan waktu lama. Namun alhamdulillah, sedikit demi sedikit mereka mampu, termasuk tasmi’ 10 juz hari ini. Insya Allah akan terus ditingkatkan.”
Capaian ini menjadi salah satu bukti komitmen Pondok Pesantren Wahdah Islamiyah Bone Bolango dalam membina generasi Qurani yang kuat, tekun, dan berakhlak mulia. Semoga prestasi Muhsin menjadi inspirasi bagi seluruh santri untuk terus menumbuhkan kecintaan dan kedekatan dengan Al-Qur’an.


