Masuki Masa Tenang, Satpol PP Serentak Bersihkan APK di Provinsi Gorontalo

Berita Kampus707 Dilihat

KINIGORONTALO.COM – Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024 memasuki masa tenang selama tiga hari, mulai dari Minggu (11/2/2024) hingga Selasa (13/2/2024), seluruh alat peraga kampanye (APK) yang terpasang di ruang publik harus diturunkan oleh peserta pemilu, sesuai dengan aturan yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

 

Untuk menegakkan aturan masa tenang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Provinsi Gorontalo bekerja sama dengan Bawaslu dan KPU mulai melakukan pembersihan APK secara serentak di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Gorontalo. Pembersihan APK dimulai sejak pukul 00.00 WITA pada Minggu (11/2/2024).

 

Kepala Satpol PP Provinsi Gorontalo, Masran Rauf menegaskan bahwa pembersihan APK dilakukan untuk menciptakan suasana yang kondusif dan netral menjelang hari pemungutan suara. Ia juga mengimbau kepada seluruh peserta pemilu untuk mentaati aturan masa tenang dan tidak melakukan kampanye tersembunyi.

 

 

“Pada malam ini tepatnya pukul 00.00 Wita (11/2/2024), kami Satpol PP baik yang berada di Kabupaten/Kota dan di Provinsi Gorontalo bersama dengan Bawaslu mulai melaksanakan pembersihan APK. Kami berharap semua peserta pemilu bisa menghormati masa tenang ini dan tidak melakukan kegiatan yang bisa mengganggu ketertiban umum. Kami juga mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya pada 14 Februari nanti dengan bijak dan demokratis,” ujar Masran Rauf.

 

Masran Rauf menambahkan bahwa pihaknya telah membentuk beberapa tim untuk memonitoring pelaksanaan pembersihan APK di Provinsi Gorontalo serta telah mengirimkan beberapa personil Satpol PP Provinsi Gorontalo untuk membantu pembersihan APK di Kabupaten Gorontalo Utara.

 

“Beberapa personil Satpol PP Provinsi Gorontalo pada waktu yang sama ini juga sementara melakukan pembersihan bersama-sama Satpol PP Kabupaten Gorontalo Utara dan unsur Bawaslu Kabupaten Gorontalo Utara, mereka telah bergabung disana atas permintaan Pj. Bupati Gorontalo Utara dikarenakan Satpol PP Kabupaten Gorontalo Utara kekurangan personil yang akan diturunkan” tutup Masran Rauf.