Gelar Nobar “Sokola Rimba”, Dekan Rusni Djafar Bangga Pada Senat Mahasiswa FKIP UNIPO

Berita Kampus817 Dilihat

KINIGORONTALO.COM, Pohuwato – Senat mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menggelar malam puncak perayaan Milad yang ke-IV, di rangkaikan dengan nonton bareng Film “Sokola Rimba” yang bertempat Di Aula gedung Baru Kampus Universitas Pohuwato, Senin (27/11/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh mahasiswa FKIP, Dosen dan perwakilan fakultas yang ada di Universitas Pohuwato

 

Dalam film “Sokola Rimba” ini diceritakan petualangan seorang perempuan, Butet Manurung, yang mengabdikan dirinya untuk mengajar anak-anak Rimba, di mana dalam perjalanannya itu terjadi petualangan dan persahabatan yang mengesankan antara Butet dengan Nyungsang Bungo, salah satu murid terbaiknya.

 

 

Dalam sambutannya, Dekan FKIP, Dr. Hj Rusni Djafar, M.PA, mengatakan bangga atas upaya yang dilakukan senat mahasiswa FKIP, walaupun baru seumur jagung tetapi sudah menunjukkan semangatnya dalam membesarkan Senat mahasiswa FKIP

 

“Tentu saya pada malam hari ini merasa bahagia dan merasa bangga atas usaha yang dilakukan oleh senat FKIP yang baru beberapa hari lalu di lantik tetapi sudah menunjukkan semangatnya dalam memberikan kontribusi yang besar terhadap FKIP.” katanya

 

Lebih lanjut Rusni,Menyampaikan Apresiasi kepada panitia penyelenggara yang telah sukses menggelar acara milad Ke-2 dan Senat FKIP.

 

“saya seluruh jajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyampaikan apresiasi atas inisiasi panitia yang telah Menggelar acar milad beserta senat FKIP”.

 

 

Dekan FKIP Berharap, bahwa kegiatan ini bukan hanya acara seremonial saja, tetapi bisa memberikan dampak yang positif terhadap mahasiswa dan kegiatan ini bukan hanya di laksanakan sekali saja tetapi bisa memberikan banyak program.

 

 

di sisi lain Ketua Umum SEMA FKIP, Tirtawati Pua, menyampaikan kegiatan ini tujuannya untuk mempererat kembali silaturahmi antara sesama mahasiswa FKIP maupun mahasiswa dari fakultas yang ada di Universitas Pohuwato dan dosen yang ada di lingkungan FKIP

 

Terakhir Tirtawati Pua mengatakan, bahwa guru adalah seorang pendidik yang sulit di dalami maka dari itu guru di katakan pahlawan tanpa jasa, ungkapnya.