Mahasiswa PPK Ormawa EDN UNG Gelar Program Desa Siaga Bencana

Berita Kampus773 Dilihat

KINIGORONTALO.COM – Mahasiswa Jurusan Ilmu Keperawatan Universitas Negeri Gorontalo telah melaksanakan program “Desa Siaga Bencana”, dijalankan di Desa Biau, Kabupaten Gorontalo Utara yang bertempat di aula kantor desa Biau.

 

Kegiatan ini dilakukan tim mahasiswa yang lolos Program Peningkatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK ORMAWA) yang diselenggararakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) tahun 2023.

 

Pelaksanaan ini dimulai pada bulan Agustus tahun 2023 dan telah melaksanakan Program Desa Siaga Bencana, melibatkan pemerintah desa, kecamatan, puskesmas serta masyarakat dari kalangan muda maupun dewasa.

 

Desa Biau adalah salah satu wilayah yang rawan terhadap bencana alam, terutama banjir dan tanah longsor.

 

Jika terjadi hujan dalam intensitas yang berat selama 2-3 jam saja itu sudah ada genangan air ditambah dengan wilayah desa Biau merupakan wilayah dataran yang lebih rendah dibandingkan desa lain serta lokasi pantai yang tidak terlalu jauh dari desa dan abrasi sungai yang semakin melebar menyebabkan desa Biau sering terjadi banjir.

 

Kepala Desa Biau, mengatakan bahwa Program Desa Siaga Bencana yang dibawakan oleh mahasiswa telah membawa perubahan bagi masyarakat dalam kesiapan desa dan masyarakat untuk upaya menghadapi bencana.

 

“Diharapkan program serupa dapat diadopsi oleh desa-desa yang rawan bencana, sehingga kesiapan menghadapi bencana alam dapat menjadi prioritas yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia khususnya di Gorontalo”.

 

Tim pelaksana PPK Ormawa bersama pemerintah desa, kecamatan, Puskesmas, serta masyarakat desa Biau yang bekerjasama mengimplementasikan Program Desa Siaga Bencana yang diusulkan oleh tim PPK Ormawa.

 

Keberhasilan yang telah dicapai yaitu pelatihan Mitigasi Bencana, pada program ini, tim melaksanakan pelatihan mitigasi bencana kepada warga desa.

 

Masyarakat Desa Biau membentuk tim siaga bencana yang terdiri dari warga yang telah mengikuti pelatihan.

Tim ini memiliki peran penting dalam memberikan pertolongan pertama dan mengoordinasikan evakuasi saat terjadi bencana.

 

Pada program ini, tim dengan persetujuan dari pihak pemerintah desa telah mendirikan Poskesdes (Pos Kesehatan Desa) yang berfungsi sebagai tempat dimana masyarakat bisa mendapatkan informasi kesehatan.

 

Selain itu juga di tim melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis untuk Masyarakat desa. Poskesdes ini telah digunakan oleh masyarakat dalam pelaksanaan Posyandu Lansia di desa Biau.

Dalam pelaksanaan program tim melakukan pengembangan Bank Sampah dimana output dalam program ini sebagai wadah kreativitas masyarakat dalam pengolahan sampah khususnya sampah kering

Tim beserta masyarakat desa melakukan pemasangan biopori di beberapa titik di setiap dusun desa Biau sebagai lubang resapan genangan air dan sebagai pembuatan kompos secara sederhana.

Pada program ini tim beserta masyarakat dan pemerintah desa melakukan aksi bersih-bersih sampah untuk mengurangi terjadinya risiko banjir dibantu dengan pengadaan fasilitas seperti tempat sampah dan poster larangan membuang sampah sembarangan yang telah di pasang di beberapa tempat desa Biau.

 

Kegiatan ini dihadiri kepala desa Biau Husain Mangopa dan staff desa, Kepala Puskesmas Kecamatan Biau diwakili staff puskesmas Anci Hilimi, Beni Soeryana sebagai Ketua Tim Desa Siaga Bencana Desa Biau serta Masyarakat desa Biau