BKKBN Provinsi Gorontalo Luncurkan Program Kampung Keluarga Berkualitas

Kota Gorontalo438 Dilihat

KINIGORONNTALO.COM – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Gorontalo meluncurkan program penguatan dan fasilitas Kampung Keluarga Berencana dalam rangkaian peluncuran Kampung Keluarga Berkualitas tahun 2023 di Pilolodaa kota Gorontalo, Rabu (25/10/2023).

 

Peluncuran bermaksud ingin mengubah Kampung Keluarga Berencana menjadi kampung berkualitas untuk masyarakat Perubahan dilakukan dengan mengintegrasikan berbagai program dan kegiatan yang mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga. Salah satu adalah program dapur sehat untuk mengatasi masalah stunting pada anak.

 

Selain itu, BKKBN provinsi Gorontalo melakukan orientasi pendataan keluarga di tingkat desa bagi kader petugas pendata lapangan. Pendataan ini merupakan bagian dari program BKKBN dalam mengumpulkan data keluarga untuk memahami kebutuhan dan memberikan layanan yang tepat.

 

Program Kampung Keluarga Berkualitas tahun 2023 melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak, seperti OPD, Kampung KB, Rumah Dataku dan termasuk lembaga dan organisasi masyarakat.

 

Tujuan kerjasama adalah untuk memberikan dukungan dalam bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi keluarga yang membutuhkan.

 

Kerjasama ini diharapkan agar masyarakat Gorontalo dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup keluarga.

 

Melalui program ini, BKKBN provinsi Gorontalo berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga dan peningkatan kesejahteraan. Dengan penyuluhan, kampanye, dan sosialisasi diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih baik tentang perencanaan keluarga dan membantu masyarakat dalam mengambil keputusan mengenai perencanaan keluarga.

 

Peluncuran program Kampung Keluarga Berkualitas ini, BKKBN provinsi Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung dan membantu keluarga-keluarga dalam mencapai kesejahteraan dan kehidupan yang lebih baik.

 

Deputi bidang pengendalian penduduk (DALDUK) BKKBN Republik Indonesia Dr. Bonivasius Prasetyo Ichtiarto,S.Si.,M.Eng mengatakan bahwa ada 4 kendala yang dihadapi umkm untuk mendapat perhatian dari pemerintah, salah satunya dari sisi permodalan yang difasilitasi berupa rekomendasi ke bank untuk lebih mudah menyalurkan dan Kur kepada pelaku-pelaku usaha yang kekurangan modal usaha.

 

Menurutnya, sudah ada 80-100 pelaku umkm di kota Gorontalo.