Peringati Perayaan MILAD FIKOM ke-15, Wakil Dekan 1 Sudirman Melangi beri Seminar Digital Bagi Siswa dan Mahasiswa di Unisan

Berita Kampus1335 Dilihat

KINIGORONTALO.COM – Fakultas Ilmu Komputer dan Informatika  Universitas Ichsan Gorontalo melaksanakan kegiatan seminar digital “Menuju Indonesia Cakap Digital” dalam rangka memperingati perayaan MILAD FIKOM ke-15 yang bertempat di Aula Lantai 3, Rabu (20/9/2023).

 

Foto bersama Dosen dan Tenaga Pengajar Fakultas Ilmu Komputer Universitas Ichsan Gorontalo

 

Seminar Digital dengan judul ‘Digital: Ilmu Kosong Tapi Berisi’ dengan Pembicara oleh Sudirman Melangi, S.Kom.,M.Kom menjelaskan, apasih namanya internet, apasih namanya digital bentuknya tidak ada, wujudnya tidak ada, barangnya tidak ada, tapi apapun bisnis yang menggunakan internet unggul sekali.

 

“Kita bisa melihat gojek, gojek itu satu armada angkutan terbesar di Indonesia saat ini, mungkin dengan armada lebih dari 2,6 juta, tetapi yang luar biasa gojek satupun tidak punya armada”.

 

Menurutnya, seluruh armada yang dimiliki bukan kepunyaannya, karyawan yang dimiliki bukan karyawan gojek, pengemudinya bukan pengemudi gojek. Mereka bilang itu mitra saya. Karna tidak punya sepeda motor, gojek tidak perlu pusing beli BBM, gojek tidak perlu beli onderdil, urus pajak kendaraan, lapangan parker, gojek tidak perlu ngansur kredit dan sebagainya.

 

“Jadi gojek itu armada terbesar tapi tidak punya apa-apa. Tidak punya apa-apa tapi bisa apa-apa. Buktinya tidak perlu memukul langsung, lawan-lawannya pada demo semua (itulah ilmu kosong tapi berisi),” kata Wakil dekan 1 bidang akademik dan kemahasiswaaan Unisan.

 

Dalam kesempatan itu, Sudirman Melangi mengatakan bahwa kita bisa melihat dalam catatan kompas.com 2016, dalam 1 bulan panggilannya memcapai 2 juta panggilan. 1 hari mendapat 667 ribu panggilan. Armada mana yang memiliki panggilan sebanyak itu dalam 1 hari. Inikan sangat luar biasa.

Sesi Seminar Digital oleh pembicara Sudirman Melangi, S.Kom.,M.Kom mennyampaikan materi kepada peserta Siswa dan Mahasiwa

 

“Yang luar biasa lagi mari kita coba berhitung bahwa menurut detik.com jumlah armada 2016 sebanyak 220 ribu. Kalau kita hitung-hitung 1 hari armada itu setor 50.000, karena gojek itukan mitra katanya 20% disetor ke gojek. Katakan yang setor itu 1 hari 50.000 itu sudah hitungan minimalis, Kalau dikalikan 220 ribu akan ketemu angka yang sangat menakjubkan yakni 11 milliar dalam 1 hari. 1 bulan ketemu angka 330 miliar (inilah ilmu kosong tapi berisi) bos gojek mas menteri (Nadim Bakarin) usianya baru 38 tahun,” ungkapnya saat menjelaskan materi seminar tersebut.

 

Inilah zaman peralihan dunia digital sangat mendominasi. Berbagai platform alplikasi digital seperti Buka lapak dimana punya supermarket tapi tidak punya supermarket, punya toko tapi tidak punya toko, punya toko tidak punya lahan, tidak punya karyawan yang jaga toko, punya toko tapi tidak punya stok barang.

 

Ia pun mengatakan bahwa kita bisa lihat dalam 1 hari berapa produk yang terjual. Dan ini hasilnya supermarket konvensional pada jatuh semua. Jadi mari adek-adek, saudaraku semua kreatif dalam memaksimalkan internet.

 

“Sehingga kita bisa seperti mereka. Klo Kita bisa perhatikan apasih gojek, grab, took pedia, buka lapak, facebook, whatshap, twitter, instagram dan lainnya. Ternyata mereka hanya menghubungkan antara penjual dan pembeli, orang keorang, pengemudi dengan penumpang.  Inilah jaman peralihan, dunia sudah berubah. Orang yang kuasai digital akan menguasai dunia,” jelasnya.

 

Inilah yang di katakan starup bisnis, karena usaha digandengkan dengan teknologi digital, karna bisnis digital memang dirancang untuk cepat tumbuh, semacam minum susu gajah, buktinya ketika gajah lahir langsung besar.