DOSEN DAN MAHASISWA IKUTI TOT EKONOMI DIGITAL

Berita Kampus738 Dilihat

KINIGORONTALO.COM – Universitas Negeri Gorontalo menyelenggarakan Training of Trainers Ekonomi Digital yang berfokus pada pemahaman “Cakap Dalam Bisnis Digital”, berlangsung di Ruang Sidang Rektorat UNG. Rabu, (12/09/2023).

 

Kecanggihan teknologi digital tidak hanya melahirkan peluang bisnis yang besar, tetapi juga menyimpan potensi kerawanan penyalahgunaan teknologi tersebut. Bisnis digital menjadi salah satu penyumbang bagi ekonomi.

 

Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa sebagai peserta. Materi diawali soal “Digital Marketing” dan ditutup materi literasi bisnis digital. Kedua materi ini membangun pemahaman peserta terhadap peluang-peluang bisnis dengan memanfaatkan teknologi digital dan bagaimana memasarkan produk secara digital.

 

Melalui kegiatan digital marketing, kegiatan promosi menjadi lebih cepat, murah, dan jangkauannya menjadi sangat luas.

 

“Lagi pula kegiatan marketing bukan lagi suatu pilihan melainkan sudah hampir keharusan”, ungkap Iswan Febriyanto yang menjadi narasumber.

 

Materi literasi bisnis digital juga diberikan sebagai langkah untuk untuk memitigasi kesalahan dan menjaga keamanan data digital khususnya terkait dengan data bisnis.

 

Rangkaian kegiatan TOT Ekonomi Digital merupakan bagian dari Program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang dilaksanakan oleh UNG di Kawasan Teluk Tomini tahun 2023.

 

Program yang didanai Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) melalui skema kerjasama dengan FRI (Forum Rektor Indonesia).

Kemenko PMK mendorong kegiatan seperti ini, melihat perkembangan dunia wirausaha yang semakin maju karena ditopang oleh adanya teknologi digital.

 

Pada program GNRM, kuatnya kewirausahaan bisa mengarah pada kemajuan dan kemandirian Indonesia. Apalagi melihat GNRM yang juga bersandar pada tiga nilai utamanya yaitu, etos kerja, integritas dan gotong royong. Dimana tujuannya untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri, bersih, tertib, bersatu, serta melayani.

 

FRI berharap adanya kegiatan seperti ini dapat menjadi wadah bagi masyarakat termasuk dosen dan mahasiswa untuk belajar hal-hal yang tekait bisnis digital.